Friday, November 1, 2013

Puding Roti... Ala Me.

Semalam saya mampir ke rumah mertua. Datang nggak bawa apa-apa dan pulang membawa satu bungkus roti, 3 buah telur, 2 sachet susu kental manis (SKM), seperempat kilo terigu, dan sebungkus margarin *tergugu...*. Ceritanya beberapa minggu lalu Ayah Mertua saya sakit. Singkat cerita beliau diet rokok dan kopi. Bagus dooong... Tetapi, mungkin karena mulutnya "asem" Papa jadi doyan ngemil kuadrat.

Nah, kayaknya saking capek bikin cemilan melulu, Bunda (Ibu Mertua) mendelegasikan tugas bikin Puding Roti ke saya. Soalnya dulu saya pernah bikin puding roti yang menurut Bunda enak banget *jadi malu...*. Masalahnya saya bahkan nggak nyatet resepnya :(. Saya cuma inget resepnya pakai 8 butir telur (yang mana saya kurangi jadi 5 saat itu). Terus, karena susu di rumah habis cairannya saya campur dengan susu-santan-non dairy whip cream dengan komposisi asal tuang.

Yowislah... sebelum eksekusi terpaksa cari resep dulu. Kemana lagi kalau bukan... NCC *peluk Bu Fatmah*, berikut resepnya:

Oia, saya modifikasi dengan beberapa penambahan bahan ya...

Bahan:
  • 5 lembar roti tawar (saya pakai 10 lembar)
  • 5 butir telur
  • 600 ml susu cair (saya pakai SKM 150 ml yang dicairkan sampai dengan 600 ml)
  • 200 gram gula pasir (berhubung pakai SKM yang sudah manis, saya hanya pakai gula 2 sdm saja)
  • 1 sdt kayu manis bubuk (untuk taburan)
  • 1 sdm gula aren bubuk (untuk taburan)
  • 3 sdm kismis (rendam sebentar dengan air panas dan dipotong kecil-kecil)
  • 50 gram margarin cair (tambahan dari saya)
  • 30 gram custard powder (tambahan dari saya)
  • 75 gram keju cheddar parut untuk taburan (wajib ini mah...)
Cara membuat:
  • Aduk telur, susu, dan gula hingga tercampur rata. Kemudian tambahkan custard powder yang sudah disaring, aduk rata.
  • Oles pinggan tahan panas dengan margarin. Tata roti tawar di atasnya. Dengan 10 lembar roti tawar saya dapat 1 loyang alumunium foil ukuran 20 x 20 cm dan 1 loyang brownies kecil.
  • Siram campuran susu ke atas roti hingga terendam, tekan-tekan dengan garpu.
  • Taburi keju, gula aren, dan kayu manis bubuk. Kalau kayu manis agak nyesel sih... karena setelah matang bikin pudingnya jadi item dan kurang cakep.
  • Panggang dalam oven selama 45 menit dengan suhu 180 derajat celcius. Setelah 15 menit, suhu saya turunkan karena keju sudah terlihat kering.
  • Angkat dan sajikan (soalnya saya lebih senang anget-anget, kalau di resep "dinginkan dan sajikan")

Karena gula aren dan bubuk kayu manis membuat pudingnya kurang cantik, saya taburi lagi dengan keju untuk menutupi sebelum difoto, hehe.


Mari makaaan!! Eh, buat di rumah cukup yang loyang kecil saja. Karena yang doyan puding roti hanya suami. Tapi puding roti yang kali ini menurut saya enak!! Mungkin karena di loyang kecil campuran susunya nggak begitu banyak sehingga teksturnya agak kering. Nah, loyang besar yang ada di foto langsung diantar ke rumah mertua. Semoga doyan ya Pa!

2 comments:

  1. kok posting yang di wordpress gak diimport aja kesiniiiii? sayang kan ulang dari awal

    ReplyDelete