Showing posts with label Cup Cake. Show all posts
Showing posts with label Cup Cake. Show all posts

Wednesday, January 1, 2014

Cupcake buat Intan - Pennylane Brownies Cupcake

Bismillahirrahmanirrahiim...

Ya... ya... ya... I've never tried to bake Pennylane Brownies (kemane ajeee??). Dan kemudian tibalah hari di mana Intan (salah seorang rekan di SDM) harus pindah ke tempat yang Insya Allah lebih baik :). Sebagai penghargaan dan tanda sayang *taelah* saya berniat untuk membuatkannya kue. Seperti biasa, pertimbangan saya untuk membuat kue adalah bahan apa yang ada di rumah dan bahan apa yang nyisa :p. Gapapa lah ya... yang penting kan biar nggak mubazir.

Akhirnya saya putuskan untuk membuat Pennylane Brownies yang dipanggang di dalam papercup kemudian dihias dengan buttercream sisa orderan. Entahlah... apakah memang jadinya seperti itu atau nggak, tapi menurut saya hasil jadinya kurang legit (yap, saya penggemar kue yang lembab). Tapi dari segi rasa oke lah... Menurut suami dan teman-teman enak (memang agak jadi terlalu kritis yah kalo sering masak kue, hehe).

Berikut ini resep Pennylane Brownies dari Mbak Riana Ambarsari:

Bahan:

  • 4 butir telur
  • 360 gram gula pasir (saya pakai 200 gram saja dan sudah pas menurut saya...)
  • 225 gram minyak goreng
  • 60 gram cocoa powder
  • 210 gram tepung terigu
  • ½ sdt garam
  • 1 sdt vanili bubuk
  • 120 gram kenari/kacang tanah/mede cincang dan sangrai
  • 85 gram Chocolate Chips
Cara Membuat:
  1. Panaskan oven suhu 180C, alasi loyang dengan kertas roti dan olesi dengan margarin atau minyak goreng. Pastikan oven sudah cukup panas sewaktu adonan dimasukkan. Oven yang sudah cukup panas akan memunculkan lapisan coklat tipis transparan di permukaan brownies, membuat tampilan brownies semakin cantik. Kalau suhu oven kurang panas, lapisan ini tidak akan muncul (dan punya saya nggak keluar thin crust-nya... berarti masih harus coba lagi, hehe)
  2. Campurkan terigu, cokelat bubuk, sisihkan
  3. Kocok telur dan gula sampai mengental (supaya muncul lapisan kilapnya), masukkan vanili dan garam. Bisa jadi Pennylane Brownies buatan saya belum sempurna karena tidak cukup kental.
  4. Masukkan campuran tepung terigu dan cokelat bubuk sambil diaduk perlahan dengan spatula sampai rata.
  5. Masukkan minyak sambil diaduk perlahan. Lalu masukkan chocolate chips
  6. Tuang dalam loyang dua loyang ukuran 30 x 10cm. Taburi kacang almond slices di seluruh permukaannya. Hasil akhir kurang lebih 20 cup.
  7. Panggang kurang lebih 35 menit sampai muncul lapisan mengkilat di permukaan
  8. Angkat dan dinginkan.
Buttercream-nya pakai sisa orderan dari Dewi. Supaya tetap fluffy, setelah mencapai suhu ruang buttercream harus dikocok kembali, kalau nggak bakal susah di-spuit. Oia, sebenarnya buttercream-nya terdiri dari 2 warna, biru dan merah. Keduanya saya campur dan menghasilkan warna ungu yang manis (yeay!). Enjoooy!!


Cupcakes (masih) di Milad Abang

Bismillahirrahmanirrahiim...

Nyambung dengan posting sebelumnya, pingin berbagi masakan kedua yang saya buat: Vanilla Cupcake with Buttercream Frosting. Tujuan buat cupcake sebenarnya cuma satu: supaya bocah-bocah nggak rebutan. Selain itu, buatnya super gampang... hihi. Nggak perlu acara lapis-lapis buttercream dan belepotan, hehe.

Kali ini saya coba resep Smooth Butter Cake-nya Bu Peni Respati. Sejauh ini saya masih nyari resep cupcake yang lembab dan lembut. Smooth Butter Cake ini seperti namanya, emang beneran lembut!! Tapi bukan tipe kue yang lembab seperti yang saya inginkan (kayaknya lain kali mau coba Eggless Moist Cake yang resepnya lagi seliwar seliwer di group FB). Tapi untuk buttercake, resep ini the best lah pokoknya. Karena kue ini kokoh, ngembangnya bagus, dan lembut. Plus nggak terlalu berat (secoro pakai buttercream juga...) tapi tetap mengenyangkan. Berikut resepnya:

Bahan:
  • 300 gram Mentega/margarin
  • 150 gram Gula pasir halus
  • 8 buah Kuning telur
  • 250 gram Tepung protein sedang
  • 25 gram Tepung maizena
  • 1 sdt  Baking powder double acting (nggak pakai)
  • 50 ml  Susu cair (nggak pakai juga... karena nggak pernah bikin buttercake pakai susu, jadilah kelupaan untuk beli, hehe)
  • 6 butir Putih telur
  • 50 gram Gula pasir halus
  • 1/2 sdt  Pasta vanila
Cara Membuat:
  1. Kocok mentega dan 150 gram gula pasir hingga lembut (kalau patokanku, pokoknya sampai lembut dan mengembang dengan tekstur mirip buttercream)
  2. Tambahkan kuning telur satu per satu, kocok hingga tercampur rata
  3. Masukkan tepung terigu, maizena dan baking powder sambil diayak. Lakukan secara bergantian dengan susu cair. Kocok hingga rata.
  4. Di tempat terpisah, kocok putih telur dan 50 gram gula pasir. Masukkan ke dalam adonan tepung terigu, aduk rata.
  5. Terakhir tambahkan pasta vanila, aduk rata.
  6. Masukkan adonan ke dalam papercup. Isi 3/4 papercup (kalau saya patokannya adalah satu scoop es krim), kemudian panggang adonan di dalam oven paha suhu 160 °C selama 30 menit (kalau saya... dengan suhu sekitar 170 - 180 derajat celcius kurang lebih selama 30 menit).
Karena saya pakai Margarita, cupcake  ini wangi banget! Selama dipanggang mungkin tetangga sudah mengendus-endus :)
Setelah dingin, pekerjaan selanjutnya adalah menghias cupcake dengan buttercream. Resep buttercream yang saya pakai adalah resep milik Mbak Afi di sini: Resep Buttercream Yummy dengan Coklat. Proses membuat buttercream ini absurd deh pokoknya... Karena menurut saya hasil buttercream-nya terlalu lembek, jadilah saya tambahkan dengan whip cream cair dan... ternyata hasilnya nggak jauh beda, haha. Tapi soal rasa, cukup enak...

Semprot-semprot dengan 1M, dan tadaaa...



Tabur Bubuk Oreo biar nggak polos-polos amat :p
Yap, ini adalah masakan kedua yang saya buat untuk Milad Abang. Ketiga adalah bakso, tapi... berhubung baksonya beli jadi dan yang saya lakukan hanya merebus tulang iga dan cemplung bawang dan lada... nggak usah dibahas lah ya... Keempat adalah BDCK (Birthday Cake), tapi karena keterbatasan waktu nggak sempat saya apa-apain... hihi *masih utang kue karakter nih sama Abang :(*

Selamat makaaaaan... )

Sunday, November 3, 2013

Cupcake Bouquet

Dari awal ketertarikan saya dengan dunia masak-memasak (kue), jujur saya agak kurang tertarik dengan cupcake. Buat saya, cupcake ya hanya cake in a cup. Kuenya juga paling itu-itu aja. Cara masaknya ya begitu-begitu juga. Yang membuatnya berbeda PALING (HANYA) dekorasinya AJA. Itu juga nggak jauh-jauh lah… buttercream, ganache, fondant (yang mana saya juga nggak suka).

Namun kemudian pandangan saya menjadi berbeda saat Minggu lalu berencana untuk membuat kue hantaran lamaran untuk sepupu. Setelah itu pun saya jadi rajin nongkrongin Pinterest buat melihat model cupcake yang unyu-unyu. Saya pingin kasih sesuatu yang istimewa tapi juga nggak ribet-ribet amat karena di waktu yang hampir bersamaan saya ada acara kantor. Selain itu, pinginnya sih memakai bahan-bahan yang memang sudah tersedia supaya bahan-bahan tersebut lebih cepat habis.

Tadinya sih… mau bikin Japanese Cheese Cake dengan topping aneka buah seperti biasa. Tapi bosen juga booo sama dekorasi dan jenis kuenya (gara-gara sempat bikin JCC beruntun, malah jadi bosen. Hehe). Keterampilan dekor saya juga masih terbatas. Yasudlah… Bikin Cupcake Bouquet sepertinya lebih aman. Kebetulan di Minggu sebelumnya saya sudah sempat bikin, tetapi bentuknya belum seperti bouquet beneran karena hanya ditata, bukan dirangkai jadi karangan bunga. Sayang banget waktu itu nggak sempat difoto karena udah ribed dan mepet waktunya.

Sebelumnya saya pakai resep Buttercake 2 Telur. Sederhana dan hemat. Tapi jujur saya kurang puas sama hasilnya. Kuenya padet banget dan seret. Mamah paling nggak suka sama kue model begini, hehe. Sepertinya saya juga nggak salah proses,karena ternyata ada metode buttercake lain yang bisa membuat hasil kue menjadi lebih lembut, yaitu dengan memisahkan putih dan kuning telur. Akhirnya resep yang terpilih adalah Classic Cheese Cake NCC:

Bahan:
  • 200 gram gula kastor
  • 300 gram mentega/margarine
  • 7 butir kuning telur
  • 5 butir putih telur
  • 250 gram tepung terigu
  • 200 gram keju parut
Cara membuat:
  1. Kocok mentega dan gula hingga pucat dan mengembang, masukkan kuning telur satu persatu sambil dikocok terus hingga mengembang, kecilkan mixer menjadi speed 1, masukkan 150 gr  keju parut, kocok rata, matikan mixer.
  2. Masukkan tepung terigu aduk rata.
  3. Di tempat lain, kocok putih telur hingga kaku (hard peak), lalu masukkan ke dalam adonan mentega secara bertahap sambil diaduk rata.
  4. Tuangkan ke dalam loyang tulban diameter 24 cm yg sudah dioles mentega dan ditabur terigu (aku tentu saja pakai paper cup).
  5. Taburi bagian atasnya dengan sisa keju (aku nggak, keju masuk semua ke adonan).
  6. Oven selama lk. 45 menit (180 derajat celcius), atau hingga matang (aku taruh di rak atas dengan api bawah saja).
  7. Angkat, dinginkan, potong-potong, sajikan
Okay, itu soal resep kue. Ternyata memanggang dengan cup momma juga nggak sepraktis yang saya bayangkan. Kue jadi lebih cepat gosong karena adonan dipanggang langsung tanpa loyang cetakan. Untungnya nggak parah-parah amat dan bisa dipindahkan ke cup yang baru. Tips yang saya temukan kemudian adalah memanggang dengan Steam Bake. Cukup taruh sepanci kecil air panas dan panggang bersama kue. Hasilnya nggak akan seperti cheese cake karena dari sisi bahan dan langkah pengolahan jelas beda. Justru kue jadi lebih lembut dan nggak mudah gosong :)

Untuk buttercreamnya sendiri saya pakai resep Teh Nenis. Tapi jujur aku lebih suka resep yang ada di kaleng Hollman Soft Cream. Sebelumnya saya sudah bikin dalam jumlah banyak dan disimpan di kulkas. Begitu mau dipakai dikocok lagi hingga benar-benar mengembang dan diberi soft cream tambahan. Takarannya berapa banyak saya nggak inget, hehe. Pokoknya menyesuaikan saja, kalo kurang manis ya dikasih SKM atau gula tepung lagi. Kuncinya sih menurut saya ada di pengocokan… Semakin lama, semakin mengembang, semakin bagus dan tidak mengendal di lidah. Setelah selesai, baru deh dikasih pewarna sesuai selera. Aku pakai Koepoe-koepoe yang water based, jadi warnanya memang nggak akan kinclong. Kalau terlalu banyak, percayalah, rasanya akan aneh dan meninggalkan sensasi aneh yang tidak enak saat dimakan.

Okay!! Sekarang tinggal menyiapkan wadah untuk bouquet-nya. Aku sih pakai toples kuker bekas yang dililit pita. Di bawahnya dialasi paper doyle supaya lebih menarik.
Di dalam toples saya menumpuk styrofoam sampai batas atas toplesnya. Satu per satu cupcake ditancapkan ke styrofoam sampai membentuk karangan bunga. Berhubung toplesnya juga kecil, jadi hanya ada 7 cupcake yang masuk.

Di sela-sela cupcake yang masih terlihat styrofoamnya saya isi dengan buttercream yang disemprot dengan spuit bintang supaya tidak terlalu kelihatan. Untuk bunganya sendiri saya pakai spuit bintang ukuran besar. Kalo kata suami sih krimnya masih agak kurang mumbul.
Setelah baca sana sini sih mestinya pakai styrofoam yang berbentuk setengah bola supaya lebih rapih. Atau kalaupun nggak ada, styrofoam bisa dibungkus kertas krep (bener nggak sih tulisannya??). Begitu pula dengan cup-nya sehingga bisa tercipta efek daun-daunan. Eeeeeniweeeeei… Saya cukup puas dengan percobaan kali ini walaupun masih banyak kurangnya. This is it, Cupcake Bouquet v1 by Dahlia: